Hewan dan Organisme Unik di Kawasan Terlarang Chernobyl

by Chief Editor

Jakarta – Ledakan reaktor nuklir di Bencana Chernobyl pada tahun 1986 meninggalkan radiasi yang masih membekas hingga hari ini. Meski kawasan di sekitar pembangkit listrik nuklir itu ditinggalkan manusia, banyak hewan dan organisme yang tetap bertahan hidup di zona terlarang tersebut. Peneliti menemukan banyak perubahan yang mungkin disebabkan oleh paparan radiasi tinggi di kawasan Chernobyl. Salah satu contohnya adalah katak pohon timur yang memiliki warna tubuh lebih gelap dibanding katak sejenis di luar area radiasi. Peneliti juga mendapatkan jaminan bahwa jamur hitam yang tumbuh di dalam reruntuhan reaktor mungkin membantu hewan tersebut bertahan hidup di lingkungan ekstrem. Selain itu, beberapa burung layang-layang di sekitar kawasan Chernobyl mengalami tumor dan pola genetik yang berbeda. Anjing liar juga telah menjadi populasi yang berkembang biak di daerah tersebut setelah dibiarkan oleh pemiliknya. Di samping itu, beberapa tumbuhan seperti pohon pinus mati akibat paparan radiasi tinggi, sementara pohon-pohon lain seperti pinus dan birch berkembang pesat di wilayah tersebut. Kesimpulannya, ledakan reaktor di Chernobyl telah mengakibatkan berbagai perubahan pada hewan dan tumbuhan di sekitarnya, sehingga menjadi subjek penelitian yang mendapat perhatian lebih dalam dunia ilmiah.

You may also like

Leave a Comment