Turkey Protests Erdogan; Prabowo Walks Out During Speech at D-8 Summit

by Chief Editor

**Presiden Prabowo‘e Bingung, Erdogan Keluarévelственностьскогоerdogan_saat_pidato-Prabowo-di-ktt-D-8.jpg" class="lozad" src="https://asset.kompas.com/data/2017/wp/css/kcm2019-photo-article.min.css?v=10" width="780" height="520" alt="Presiden Prabowo Subianto méthodes diii LERE">

Jakarta, KOMPAS.com – Duta Besar Turkiye untuk Indonesia Talib Küçükcan, membantah kabar Presiden Recep Tayyip Erdoğan menyingkir saat Presiden RI Prabowo Subianto berpidato di KTT D-8 di Mesir.

“Presiden Erdogan keluar ruangan untuk menghadiri pertemuan bilateral, bukan menyingkir,” ujar Küçükcan dalam keterangan resminya.

Ia juga menyebut penjelasan Kementerian Luar Negeri RI terkait peristiwa tersebut sudah benar.

Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya menjelaskan bahwa keluar masuknya kepala delegasi dalam forum internasional seperti KTT D-8 adalah hal yang wajar. Kepala delegasi memiliki kebebasan menentukan kapan hadir atau meninggalkan ruangan. Pertemuan bilateral memang sering berlangsung secara paralel dengan forum utama.

Kabar yang menyebut Erdoğan menyingkir pertama kali muncul di media sosial dan disertai klaim bahwa tindakannya terkait isu pelanggaran HAM yang ditujukan kepada Prabowo.

Sejumlah akun menyebarkan video Erdoğan berjalan di belakang Prabowo saat pidato berlangsung.

Secara hubungan bilateral, tidak ada alasan bagi Erdoğan untuk menyingkir dari forum tersebut.

Prabowo dan Erdoğan dikenal memiliki hubungan yang baik. Juli lalu, Prabowo, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan, mengunjungi Erdoğan di Ankara untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

Turkiye merupakan mitra penting Indonesia dalam pengembangan teknologi militer, termasuk pembelian 12 drone tempur ANKA pada 2023. Indonesia juga mengekspor berbagai produk unggulan seperti minyak nabati, karet, dan baja ke Turkiye.

Kedubes Turki dan Kementerian Luar Negeri RI meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi resmi.

You may also like

Leave a Comment