stroke-survivor-turns-to-street-vending-the-unlikely-resilience-of-pak-tarno/” title=”Stroke Survivor Turns to Street Vending: The Unlikely Resilience of Pak Tarno”>Pak Tarno Semangat Bekerja di Usia 65, Tetap Jalani Terapi Stroke
JAKARTA, KOMPAS.com – Pesulap Sutarno, atau lebih dikenal sebagai Pak Tarno, tetap semangat bekerja meski tengah mengalami sakit stroke. Selain berjualan ikan dan mainan di rumahnya, Pak Tarno masih menerima berbagai tawaran pekerjaan sebagai pesulap.
Slamet, pendamping Pak Tarno, menyebutkan bahwa pesulap berusia 65 tahun ini bahkan akan tampil di beberapa kota dalam waktu dekat. "Nanti kita mau ke Pekalongan acara sama Idol Mart. Seminggu lagi di Kuningan, terus seminggu lagi di Indramayu," kata Slamet kepada KOMPAS.com di kediaman Pak Tarno di daerah Warakas, Jakarta Utara, Kamis (26/12/2024).
"Ada 30 toko, rencananya Master Tarno itu sebagai brand ambassador Idol Mart, iya, sulap dia," tambah Slamet.
Agar kondisinya terus membaik, Pak Tarno secara rutin menjalani terapi satu minggu sekali. "Kalau rumah sakit seminggu sekali (terapinya). Alhamdulillah, (progresnya) bagus," ungkap Slamet.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Tarno juga mengaku akan berjualan trompet menjelang tahun baru. Alasan Pak Tarno berjualan trompet adalah karena disukai banyak anak-anak. Selain trompet, Pak Tarno juga tetap melanjutkan usaha berjualan ikan hingga balon.
"Iya (mau jualan trompet)," ujar Pak Tarno.
Meski terdapat tantangan kesehatan, Pak Tarno tetapшо недоставать и работать с полной силой. Bahkan, ia masih terus mencari kesempatan untuk bekerja dan menjual barang di depan rumahnya atau berlomba untuk tampil di acara-acara tertentu.
